Suwon Fortress, siang hari sekitar jam 1
Taman dikelilingi pohon dengan daun daun merah dan kuning tua..
Gerimis..
No one here..
Saya terdiam..
Saya memimpikan autumn dikorea..
Walau datang saat winter, ternyata impian saya dikabulkan di taman Suwon fortress ini.
Mau nangis, tapi terlalu norak. Tapi saya memang norak.
Di bangku taman, saya kemudian membuka bekal onigiri yang dibeli dari seven eleven Suwon Station.
Suwon merupakan area suburban dari Seoul. Analoginya mirip Depoknya Jakarta. Awalnya saya tidak merencanakan ke Suwon. Hari itu hari Senin dengan gerimis sudah datang sejak subuh. Pagi harinya, saya berkeliling Seoul dengan Mba Sari. Kami berkunjung ke Bukchon Hanok Village, area pemukiman dengan rumah traditional korea. Mirip condetnya jakarta. Dari Hanok Village, kami berbelok sedikit ke arah Changdeok Palace. Tapi ternyata hari senin merupakan jadwal Changdeok Palace tutup. Krik krik krik. Kami mengintip intip dari pintu gerbangnya untuk melihat kondisi, tapi kemudian ada petugas yang mendatangu dan menganjurkan kami ke Gyeongbok palace. Akhirnya kami kembali ke station dan malah tercantol di diskonan counter Missha.
Karena Mba Sari ada miting siang dengan mitra, saya kemudian berpisah dengan Mba Sari. Membolak balik buku visit korea yang sempet saya request dari kedubes korea, akhirnya jari saya menunjuk untuk mengunjungi suwon fortress.
Untuk menuju Suwon Fortress, terlebih dahulu saya naik kereta ke Suwon Station. Dari Suwon Station, dilanjut naik bus. Total perjalanan sekitar 1-1.5 jam, tergantung tingkat kenyasaran :-) Iya, saya nyasar lagi ketika naik bus dan bingung ketika mau turun dihalte mana. Kereta dari Seoul ke Suwon ada yang melintas langsung dan hanya berhenti di beberapa stasiun dan ada yang berhenti di tiap stasiun. Baru ketika pulang, saya mendapat kereta yang hanya 2 atau 3 kali berhenti.
Suwon Hwaseong Fortress merupakan UNESCO Heritage. Panjangnya sekitar 5 km. Saya ga mensusur semua sisi temboknya. Setengah jalan sampai Bell besar, saya kemudian cuman nongkrong dan menikmati pemandangan kota Suwon dari atas. Tadinya nyaris merasa ga harus bayar tiket, secara penjaga yang nungguin tiketnya juga cuek saja ga memperdulikan saya. Tapi berhubung bayarnya cuman murah, sekitar 10.000 rupiah, akhirnya saya hampiri loket jaganya, lumayan dapat informasi mengenai Suwon Fortressnya.
Hujan juga masih belum reda ketika akhirnya saya memutuskan turun dari fortress, kembali nongkrong di taman kembali. Jam setengah 4, akhirnya saya balik ke Suwon station untuk kembali ke Seoul.
Sisa hari di Seoul, saya susuri Seoul baik sendiri ataupun bersama mba sari dan erina.
Dengan kedua mba mba itu, otomatis lebih banyak objek Seoul yag kami kunjungi yang berupa tempat belanja seperti Dongdaemun, Namdaemun, Doota. Tempat lainnya yang kami datangi lagi Gyengbuk Palace dan National Museum of Korea.Saya juga sempat mendatangi Samsung D'light sebagai showcase teknologinya Samsung. Recomended bagi yang suka teknologi.
Untuk menuju Suwon Fortress, terlebih dahulu saya naik kereta ke Suwon Station. Dari Suwon Station, dilanjut naik bus. Total perjalanan sekitar 1-1.5 jam, tergantung tingkat kenyasaran :-) Iya, saya nyasar lagi ketika naik bus dan bingung ketika mau turun dihalte mana. Kereta dari Seoul ke Suwon ada yang melintas langsung dan hanya berhenti di beberapa stasiun dan ada yang berhenti di tiap stasiun. Baru ketika pulang, saya mendapat kereta yang hanya 2 atau 3 kali berhenti.
![]() |
| Selfie depan petunjuk arah dan jauh jaraknya |
![]() |
| Big Bell di Suwon Fortress |
Suwon Hwaseong Fortress merupakan UNESCO Heritage. Panjangnya sekitar 5 km. Saya ga mensusur semua sisi temboknya. Setengah jalan sampai Bell besar, saya kemudian cuman nongkrong dan menikmati pemandangan kota Suwon dari atas. Tadinya nyaris merasa ga harus bayar tiket, secara penjaga yang nungguin tiketnya juga cuek saja ga memperdulikan saya. Tapi berhubung bayarnya cuman murah, sekitar 10.000 rupiah, akhirnya saya hampiri loket jaganya, lumayan dapat informasi mengenai Suwon Fortressnya.
Hujan juga masih belum reda ketika akhirnya saya memutuskan turun dari fortress, kembali nongkrong di taman kembali. Jam setengah 4, akhirnya saya balik ke Suwon station untuk kembali ke Seoul.
Sisa hari di Seoul, saya susuri Seoul baik sendiri ataupun bersama mba sari dan erina.
Dengan kedua mba mba itu, otomatis lebih banyak objek Seoul yag kami kunjungi yang berupa tempat belanja seperti Dongdaemun, Namdaemun, Doota. Tempat lainnya yang kami datangi lagi Gyengbuk Palace dan National Museum of Korea.Saya juga sempat mendatangi Samsung D'light sebagai showcase teknologinya Samsung. Recomended bagi yang suka teknologi.
![]() |
| Erina di Doota |
![]() |
| Kakinya mba sari menuju Bukchon Hanok Village |
![]() |
| Depan Changdeok Palace |










0 komentar:
Post a Comment