Showing posts with label kerja. Show all posts
Showing posts with label kerja. Show all posts

1 IPTV*) **)

Internet Protocol Television (IPTV) merupakan delivery layananan multimedia konten ke home entertainment system melalui protokol Internet Protocol (IP) dimana protokol tersebut merupakan protokol yang sama yang digunakan dalam Internet. Terkadang, IPTV juga diberi kepanjangan Interactive Personal Television

Sebagai pembeda dengan layanan broadcast TV tradisional, IPTV dapat menyediakan interactive service secara dua arah. User dapat memilih non linier video service seperti Video on Demand (VoD), dan menikmatinya sesuai kenyamannya dibanding linier video. Penambahan experience pada IPTV ini membawa dimensi baru menonton TV dari menonton TV secara traditional dengan jadwal dan waktu tertentu menjadi service baru yang yang bersifat interaktif .
User dapat pula menonton broadcast (linier TV), VoD, Personal Video Recorder (PVR) pada waktu kemudian (time shifting ) atau dalam lokasi yang berbeda (place shifting). Fitur-fitur ini dapat bekerja pada Standard Definition TV (SDTV), High Definition TV (HDTV), Personal Computer (PC) serta mobile phone. Hal ini dinamakan teknologi 3 Screen.

IPTV Market

Secara global, potensi perusahaan telekomunikasi terhadap market pay-TV adalah sebagai berikut :
o Dengan total pelanggan sebesar 578 juta di tahun 2007, market pay-TV hampir 2 kali lebih besar dibandingkan broadband residensial.
o Kedepannya, diperkirakan kondisi makroekonomi yang stabil dikombinasikan dengan harga yang murah di hampir seluruh dunia akan mendorong adopsi pasar global layanan pay TV meningkat dengan rata-rata rate tahunan sebesar 3.4%
o Market share IPTV dari pay-TV market akan terus meningkat. Diperkirakan jumlah pelanggan IPTV meningkat dari 2.9% dari total pelanggan pay-TV di tahun 2007 menjadi 14.9% di tahun 2012

IPTV Benchmark

Benchmark global untuk model bisnis layanan IPTV dapat diringkas sebagai berikut:
o Telco menawarkan VoD hanya untuk paket yang lengkap dengan teknologi interaktif.
o Pergerakan pasar kompetitif layanan broadband dan pay-TV mempengaruhi strategi IPTV.
o Key success factor dalam mengembangkan layanan IPTV: broadband speed, content, interactive features dan bundling

Mengapa IPTV Penting?


Keuntungan IPTV untuk pelanggan :
o Lebih banyak pilihan konten dengan penawaran yang bersifat individual
o Fitur interaktif seperti pemilihan kamera
o Akses besar ke program video dari paket yang ditawarkan
o Terintegrasi dengan home networking yang membuat TV dapat menampilkan koleksi photo dan video
o Time shifting, device shifting , place shifting sehingga memudahkan user untuk menonton sesuai dengan kenyamanan masing-masing.

Keuntungan IPTV untuk Service Provider :
o Bundling Triple Play (Voice,Data,Video) atau Quadruple Play (Voice, Data, Video, Mobile) sebagai
sarana significant untuk meretensi customer
o New revenue opportunities untuk melengkapi dan menggantikan revenue dari voice yang semakin decline
o Single Network untuk mengurangi CAPEX
o Single Network untuk mengurangi OPEX

Tantangan Service Provider IPTV

Banyak tantangan baru yang dihadapi provider IPTV untuk menggelar layanan IPTV yang berkualitas, diantaranya :
o Tantangan dalam penerimaan session video yang berkualitas
o Tantangan dalam network untuk mengurangi zap time*
o Titik demarkasi Service Provider berpindah dari Rumah ke STB
o Tantangan untuk me-manage ekosistem yang beranekaragan dengan bagian-bagian yang kompleks seperti
•Multicast Internet Group Management Protocol (IGMP),
• Digital Right Management (DRM),
• Set Top Booxes(STB),
•Routing Gateway (RG),
•Identity Management,
• Charging,
•Customer Care,dan
• Programming Content



*) : disadur sebagian dari kampiun yang baru aja approve..:D
**) tumben ni postingan rada bener, biasanya kalo ga keluh kesah ya jalan2..:))

1 Catatan Pengadaan..

Salah satu responsible gw di kantor adalah mengawal proses pengadaan barang yang terkait dengan WiFi. Tahun 2007 lalu ada sekitar 3 pengadaan dengan kejadian normal2 saja.Normal maksudnya, pemilihan barang ga terlalu susah, waktu relatif 2 bulan selesai, nilai duit juga paling gede 1,7M.

Tahun ini, pengadaan barang dilakukan lebih cepat, karena kebutuhan lapangan udah meninggi. karena terjadi perubahan secara sistem wifi keseluruhan di TElkom dari properiertery (deuhh..susah bener spellingnya) ke arah o
pen source..dari barang yang sifatnya 'vendor doang yang bisa oprek dalemnya' ke sistem yang 'semua orang bisa oprek'.

gw ga akan cerita sistem perangkatnya seperti apa..soala kan judulnya pengadaan..maka pengadaannya yang au dbahas.Proses pengadaan perangkat ini makaann waktu lama ban
get, selain juga nilainya yang lumayan gede (7,5 M) ..liat dari awal unwijzingnya dah dari akhir feb...dengan selesai proses logistik di Bulan awal Mei..deadline barang diantar tahap 1 adalah bulan Juni.. Tapiii.. vendornya (perusahaan dari institut teknologi paling beken di bandung) bener2 menyebalkan..sampe sekarang belum ada barang yang nonggol satupun dari hampir 2 bulan dari tgl waktu yang ditentukan..sementara kalangan bawah dah nagih2 mulu tiap hari...tarik napas deh..

ada beberapa catatan yang gw lihat dari kerja mereka yang sangat jauh untuk dianggap 'bener' dalam istilah umum.Gw bagi disini mungkin bisa bermanfaat jika ada di posisi supplier perangkat :
  1. Manajemen Project dan SDM mereka tidak ada..gw yakin itu. walopun mereka bilang ada Project manager. kenapa? tidak ada time plan yang pasti..semua jadwal yang mereka berikan dari awal isinya Non Sense..ga ada yang bisa dipercaya..mereka ga mengkonfirm ke supplier mereka. apakahh jadwal yang mereka kasih ke kita adalah betul dan bisa dipegang..ternyata enggak..sampai hari ini..janji mereka mengenai jadwal dan segala sesuatu yang berurusan dengan time plan ga ada yang ditepati sama sekali
  2. Hubungan komunikasi mereka dengan pihak2 terkait sangat lamah.(kalo di nomor 1, gw nulis hubungan mereka ke pihak TELKOM yang ga bisa dipercaya, maka gw juga ngeliat hubungan mereka ke manufacturing (baik itu manufacturing board maupun additional equipmennya juga bermasalah). Belum lagi kalau di telpon susaaahh benerrr nyambung..kalo nyambung dan jatoh ke miscall,ga mau telp balik..blm lagi di internal mereka..nelpon ke satu personel mengkonfirmasi suatu masalah, personel tersebut menyatakan kesanggupan untuk memaklumi..namun ketika akan dilaksanakan..personel tersebut tiba hanya meng-sms bilang bahwa dia baru saja sign off dari pers tsb..sementara dia tidak menyampaikan apa yang harusnya dia laksanakan ke personel dia yang lain..ooo mayyy..ditelpon, nyambung..tapi direjectt.. bo, mau jadi apa kalo gitu terus..
  3. Dan puncaknya, selain keterlambatan barang board yang ga sampe2..hari ini gw baru liat casing dari perangkat yang mereka kirim..boo..ngelus dada gw..mulut ga berenti ngomel2..mirippp banget ama maenan mobil2an adek gw dulu yang dijual di abang itung2..(abang2 yang lewat depan rumah)..ama ember dirumah gw aja bagusan ember dirumah gw..pliss dehh..kayak gini mau masuk produksi..hrrggg..dah ga ngerti lagi gw ama mereka..keluu.. Yah..moga2 bisa diambil pelajaran..kalo kerja, kerjakanlah sebaik mungkin..bahsa bagusnya ihsanul amal kali ya..amal2 yang dikerjakan secara baik, secara bermutu, secara profesioanal..kalo gini kan, orang ngeliat dah buang muka duluan.. Oiya, mereka kepilih karena secara performansi board yang paling bagus diantara yang lain.. tapi ga kebayang ama kita, support, pendukung perlatan lain kayak box kayak gitu..
    1. Gambar Box Perangkat vs Toples Obat
Initial Nama PT-nya GTP..
Sabar..sabar..

0 Piagam

Terakhir kali dapet piagam kayaknya SMA..zaman kerja ternyata masih ada juga model piagam..hehehe

0 Surat..

Ass wr wb
Saya agak kecewa dengan kepedulian rekan2 terhadap layanan kita, terutama di hari libur. Terkait kasus gangguan terakhir, saya yang terakhir kali mendengar kabar gangguan, namun saya juga yg pertama kali hadir di kantor untuk trouble shooting gangguan. Saya tidak mempermasalahkan darimana rekan2 akan menyelesaikan gangguan. Tapi paling tidak ada action yang dilakukan untuk menyelesaikannya.
1. Saya check di care centre, dan tidak saya temukan komunikasi dari salah satu kita ke mereka, pertanyaan saya: bagaimana mungkin kita menyelesaikan masalah tanpa pernah mengkontak care-centre untuk mengetahui permasalahan yg sebenarnya, yang dirasakan user terhadap layanan kita?
2. Hp saya kebetulan off, karena saya istirahat setelah full work jumat sampai sabtu sore. Tapi sejak saya nyalakan HP pukul 9:47, saya tidak butuk waktu lama untuk action. 9:50 saya sudah kontak care-centre, untuk mengetahui masalahnya, lalu saya minta salah satu dari mereka turun ke lt 7 untuk melakukan pengecekan akses dari laptopnya. Sementara diantara rekan bertiga, hingga jam 10 baru atik yang menjawab call saya. Itupun saya tidak mendapat plan action apapun. Cuma saling melempar untuk melakukan pengecekan pertama.
3. 10:30 saya sudah dikantor, saya lakukan cek komprehensif, satu persatu rekan2 baru bisa saya hubungi. Setelah yakin dengan pengecekan ke perangkat2 kita dan diskusi dengan fibie, saya putuskan mereebot. Kira2 disekitar 11:45. Selesai di reboot, jam 12 lebih sedikit mulai muncul pengakses, makin lama makin banyak. Selesai. Jika diurut sejak waktu saya mendengar masalah ini, maka saya hanya butuh waktu 2,5 jam saja untuk menghidupkan lagi layanan. Saya yakin rekan2 juga bisa, selama ada komitmen menjaga seluruh layanan yang kita handle.
Saya tidak ingin berpanjang lebar, karena seluruh harapan terhadap komitmen yang saya minta dari rekan2 sudah saya sampaikan diwaktu2 sebelumnya. Saya cuma ingin mengingatkan , bahwa amanah kita dikantor, seharusnya dapat dikerjakan sepenuh hati, karena seperti yang selalu saya sampaikan, waktu2 kita yang begitu panjang dikantor, sesungguhnya adalah waktu2 ibadah kita, yang tidak tergantikan dengan apapun yang bisa kita lakukan di luar kantor. Berani menerima amanah pelayanan masyarakat di kantor adalah hal yang mungkin paling berat kita lakukan. Berat karena ada komitmen yang harus kita jalankan. Namun pahala besar menunggu di ujungnya, jika amanah dapat sepenuh hati kita kerjakan.
Pak Arief Musta'in, Deputy GM DIVRE II, pernah mengatakan:
"Kapan-kapan, coba cek hati dan fikiran ketika datang komplain gangguan ke telinga kita. Apakah yang timbul semangat yg tinggi, diikuti segenap fikiran dan perasaan untuk menyelesaikan gangguannya? ataukah sebaliknya?"
"Jika hal terakhir yang muncul, maka hati-hati lah, karena itu berarti tingkat keimanan kita sedang turun, sehingga bersikah kurang layak terhadap amanah yang sampai ke diri kita."
Wallahu a'lam bish showwab.