3 Membuat Visa Amerika (US Visa)

Mari sejenak lupakan postingan postingan Turki yang masih menumpuk dan beralih ke pengalaman saya membuat Visa Amerika. Ini gara-gara tergoda beli tiket promo Jakarta-JFK di Januari lalu, sehingga saya memberanikan diri membuat Visa Amerika, yang katanya susah, njelehi dan kata tidak jelas lainnya. Iya, ini pengalaman membuat visa saya yang lumayan lebih keras dan deg-degan dibanding visa lain yang pernah saya buat. Berangkat atas biaya sendiri, perempuan, pakai jilbab pula. Padahal temen sekantor aja yang jelas jelas dibiayai kantor dan urusan training, ada yang tidak tembus visa USnya. Bismillah, if it meant to be, it will be : kata orang orang :-)

I. Persiapan

  1. .Persiapan pertama yang saya lakukan adalah browsing cari cari informasi, dari Internet, juga dari grup FB : Backpacker Dunia sebagai peracun membeli tiket promo JKT-New York. Agak lama, akhirnya setelah mbaca mbaca, baru mulai berani apply visa (sembari mengumpulkan duit di Tabungan)
  2. Kedua adalah persiapan membuat foto. Nah, agak ribet untuk ketentuan photo ini, karena pihak US Embassy punya ketentuannya. Yang jelas, saya harus 2 kali balik ke Sabang untuk photo aja. Karena photo saya yang pertama, pas saya browsing browsing lagi ternyata salah ketentuannya. Standarnya bisa dilihat disini : http://travel.state.gov/content/visas/english/general/photos.html . Ukuran photo adalah 5x5 dengan background putih, dan siapkan pula Softcopynya. Komposisi ukuran photonya seperti apa juga agak ribet, coba liat link ini. Makanya, untuk visa lain, saya biasanya nyetak aja, photo by myself or friend. Tapi, kemarin saya bela belain ke Sabang biar ga salah. Selain itu, buat yang berjilbab, udah ga ada aturan harus keliatan kuping ya, ini biasanya tukang tukang photo di Sabang bilang harus keliatan kuping. Yang harus keliatan adalah Hairline (dalam artian, photo kita harus jenong banget keliatan), juga jilbab/kerudung tidak membayangi wajah. Nah, ini ada beberapa contoh kategori photo visa US yang approved maupun yang tidak. Link disini. Screenshoot terlampir :
  3. Setelah photo, persiapan lainnya adalah persiapan dokumen pendukung. Dokumen pendukung ini tidak jelas apa saja, bisa jadi ditanyakan, bisa jadi tidak. Pada kasus saya kemarin, saya sudah siapkan semua dokumen pendukung yang saya kira akan ditanya, tetapi ternyata saya tidak ditanya satu pun dokumen. Kalau boleh ngasih list, ini dokumen pendukung yang saya siapkan  (Asli dan fotokopi) :  KTP, KK, semua Ijazah dari SD sd Kuliah,Surat Referensi Kantor, SPT Tahunan, Slip Gaji, Kartu Nama, Buku Tabungan asli, rekening koran. Ada temen saya yang bilang perlu Surat Referensi Bank, namun karena pas saya cek di BNI, bank saya, untuk pembuatan Surat Referensi Bank biayanya adalah Rp 250.000, saya mundur. Ga rela untuk bayar 250rb untuk satu lembar surat bank :)). Aturan dokumen pendukung  ini ga ada ketentuannya. Jadi semuanya jatuhnya persiapan kalo ditanya dan diminta. Dan tiap orang bisa berbeda beda yang ditanya or diminta.
Setelah persiapan dilakukan, maju ke tahap selanjutnya yaitu :

II. Membayar Biaya Visa

  1. Pembayaran hanya dapat dilakukan melalui Bank Permata dan Standard Chartered Bank
  2. Buka link ini untuk download link visa deposit slip, bawa uang ke salah satu bank tersebut sesuai jumlah yang tertera pada slip. Kalau saya pergi ke Bank Permata di Skyline Building, seberang Sarinah. Jangan lupa, Customer Copynya  disimpan
  3. Di bank akan diberikan slip pembayaran yang nomor serinya dimulai dari USxxxxx. Setelah pembayaran, bukti slip dengan USxxx harus disimpan.  Nomor seri ini akan dibutuhkan pada saat mengatur jadwal wawancara, biasanya sekitar setengah hari atau satu hari setelah pembayaran, nomor resi ini baru bisa digunakan untuk mengisi form atur jadwal wawancara.
  4. Oiya, biaya visa nya non  refundable. Jadi kalo visa kita ditolak, tuh duit ga balik juga :((

III. Mengisi Formulir DS-160

Alamat pengisian adalah : https://cgifederal.secure.force.com/ 
Sebelum mengisi, diluar pertanyaan standar segala macem, persiapkan hal hal berikut ini :
- Paspor
- Tempat Tanggal Lahir Orang Tua (Hahaha, iya, saya aja lupa)
- Alamat Lengkap Kantor (kalo rumah pasti ga  sering lupa)
kemudian lanjutkan mengisi seperti biasa, sesuai data diri sebenarnya dan sejujurnya.
Oiya, jangan agak heran, kalau ternyata untuk kategori jenis visa yang sama (e.g. visa business & tourism (B2/B2), kadang kadang ada yang dapet pertanyaan lebih dari yang lain. Contohnya teman saya, ditanya lengkap sampai level pendidikan terkecilnya dan riwayat pekerjaannya. Sementara di form isian saya tidak ada pertanyaan tersebut. Dugaan saya, karena jenis kelamin. Tapi ga tau juga si. Dan kalau ada pertanyaan yang pendidikan, isi sampai tuntas, kalau perlu sampai SD. Soalnya teman saya itu, isinya hanya kuliahnya saja, dan ketika dateng ke kedubes AS, dia disuruh melengkapi isiannya terlebih dahulu. Males kan.

Selesai mengisi form DS-160, save dan simpan. Kemudian akan muncul Confirmation Page DS-160. Simpan dan Print untuk dibawa saat wawancara.

IV. Mengatur Jadwal Wawancara

Untuk mengatur jadwal wawancara, persiapkan :
- Paspor
- Confirmation Page DS-160
- Slip Pembayaran

Alamat pengaturan jadwal wawancara adalah di : https://cgifederal.secure.force.com/
Terlebih dahulu buat username dan password di web tersebut.
Ketika masuk pilihan tgl wawancara, terdapat menu untuk availablity tanggal yang dapat dilakukan. Ada 2 kategori kelompok besar setiap hari (kecuali hari libur), kelompok jam 7 dan jam 9.
Jika satu keluarga (bapak/ibu/anak/suami/istri), terdapat menu untuk grup/family member, jadi bisa sekaligus. tapi tetep semua member harus datang.
Ada isian pula, apa setelah wawancara, kita ingin paspor kita dikirim atau pick-up. Kalau saya lebih memilih pick-up, takut aja ga nyampe kalo delivery.
Dibagian agak akhir, terdapat isian Receipt Number,masukkan 8 digit diluar tulisan US pada saat kita menerima receipt pembayaran dari Bank.

Setelah selesai, save dan print Appointment Confirmation.

V. Hari H : Wawancara 

Datanglah minimal 1 jam sebelum waktu wawancara. Jika wawancara jam 7, jam 6 sudah antrilah di depan kedubes Amerika
Yang WAJIB dibawa :
1. Paspor (Baru dan Lama)
2.Confirmation DS-160.
3. Appointment Confirmation
4. Pas Foto 5x5
5. Kwitansi Pembayaran
dan dokumen dokumen penunjang yang sudah dipersiapkan sebelumnya..

Pas saya kemarin :
- Jam 5.45 sampai didepan kedubes Amerika, nongkrong bareng bareng dengan yang mau wawancara lainnya
- Jam 6.15 sudah disuruh antri didepan pintu masuk sama satpam kedubes. Paspor dan confirmation letter dilihat dan diperiksa. Menunggu tahap 1.
- Jam 6.20 masuk ke kedubes, lewati security, semua gadget, barang elektronik, tas, parfum, power bank, kunci beremote dititipkan. Kemudian menuju ruang pemeriksaan dokumen
- Jam 6.30 masuk ke ruang pemeriksaan dokumen. Outdoor si. Ada petugas pembantu yang akan membantu mengatur dan men-staples dokumen sehingga memudahkan diperiksa di loket oleh petugasnya. Kemudian ambil nomor antrian. Menunggu tahap 2
- Jam 07.00 TEPAT. Loket pemeriksaan dokumen dibuka, dipanggil sesuai nomer antrian. Diperiksa sesuai kelengkapan pengisian dan juga syarat syarat lainnya. Ada yang pass sehingga bisa langsung ke ruang wawancara, namun ada yang perlu melengkapi syarat syarat seperti Photo nya salah ukuran, atau seperti teman saya, isian pendidikannya tidak lengkap. Kemudian jika lolos pemeriksaan dokumen, akan diberi nomor grup wawancara. Yang jaga disini adalah orang orang lokal.
- Selesai pemeriksaan dokumen, yang sudah kemudian menuju ruangan wawancara.  Menunggu tahap 3 untuk pengambilan sidik jari yang dilakukan per grup
- Jam 08.00 TEPAT wawancara per grup dimulai. Pewawancara foreigner. Some use english, some use Indonesian Language. Di saya kebagian yang bahasa Indonesia, cuman kalau udah nyerempet, ujung ujungnya si bule nyerocos Inggris terus (mengamati saat antri di grup sebelah). Nah, pas giliran saya, pertanyaan yang diajukan adalah :
1. Mau kemana di US?
2. Ngapain?
3. Sama siapa?
4. Kerja dimana?
5. Kerjamu ngapain?
Udah. Ga ditanya dokumen apapun. Dan kemudian dia bilang : selamat ya, visa anda disetujui. Selamat jalan jalan di Amerika.Wow, sumringah langsung, yang deg degan langsung menguap semuanya :)). Tapi antrian depan saya ditanya kartu keluarga. Kasusnya bapak depan saya, dia mau mengunjungi adeknya di US. Dan kayaknya agak meragukan si bapak pewawancaranya, sehingga visanya belum bisa dikeluarkan.
- Jam 08.30 saya dah balik kantor lagi yang kebetulan lokasinya pas di belakang Kedubes AS.

Nah, begitulah pengalaman saya membuat visa US. terbayar si, karena dikasih Multiple 5 tahun. Semoga dimudahkan dan bisa lolos masuk screening lanjutanya ketika masuk sana nanti. Aminn.











3 komentar:

Unknown said...

Ternyata gak semua Bank Permata nerima pembayaran visa. Tadi aku ke Permata yg di BEJ, ditolak. Petugasnya ngasih tau 3 bank Permata yg bisa nerima pembayaran visa adalah yg cabang WTC, Blok A, dan Atrium. Jadi tadi dari BEJ aku naik ojeg ke WTC :D
Bayar udah, tinggal isi2 form nya nih..

-Anis-

adu catumorli said...

Wah informasinya bermanfaat banget nih tik :D lumayan banget kan drpd pake agen :)

Unknown said...

Iih sumpah ini postingsn bermanfaat sekali, kbetulan aku lagi mau proses buat visa J1, banyak orang yg nakut2in karena gosipnya kedubes amrik tuh ketat gila, trutama untuk cewek2 yg berkerudung, aku takut visa ku ditolak gara2 itu apalagi skrg ada isu I**S, huhu.
Thank u mbak sukses selalu ;)