1 Batam

hai hai..blog saya update lagiiii! (*keluar dari lobang persembunyian, masuk lobang lagi krn malu :D*)

yah, ceritanya mau upload dikit tentang batam,
tempet pewe workshop BUMN dan PNS, yang pewe karena bisa nyebrang langsung ke singaparna 45 menit saja..nah, tapi saya mau upload tentang mBatamnya aja..dikittt doang si..tapi lumayanlah,jarang yang nulis batam, singaparnanya kapan2 aja.


Point pertama untuk jalan2 di batam adalah kendaraan..karena susah dengan kendaraan umum, maka pilihan muter-muter Batam adalah sewa mobil kalo berombongan, atauuu *pinjem mobil kantor area*. Saya si make yang pilihan kedua :D

Lalu point selanjutnya adalah mau ngapain? Karena saya orang yang males belanja, maka pasti ga ke Nagoya. Akhirnya dengan teman2 kemarin saya mampir ke Jembatan Barelang (iconnya Batam, singkatan dari Batam, Rempang, Galang). Namanya jembatan pasti penghubung sesuatu, nah jembatan Barelang ini penghubung tiga lokasi tadi. Nah, si Barelang ini ternyata ada 7 jembatan, panjangnya bisa sampai 60km (estimasi) dari jembatan pertama yang super gede (2 photo diatas) sampai jembatan ketujuh yang kecil. Jembatannya mulusss, tapi sayang, kanan kirinya tidak termanfaatkan. Hanya bukit2 yang lagi dipecah buat dibikin jalan lagi. Ada juga di jembatan keempat/kelima yang pemandangannya bukan bukit2, tapi pulau2 kecil bagus. Rumah makan SeaFood juga ada di beberapa lokasi sepanjang Jembatan tersebut.
Batam yang panas berasa sekali, belum lagi sisa-sisa pengerusan pasirnya. Mungkinkah diangkut ke negeri tetangga batam? mungkin bangettt..buat ngeruk pantai disana, buat ngeruk tanah jadi lapangan..cobain deh kalo main2 di singapore, keluar Farrer Park Station menuju Little India jalan kaki, ada lapangan yang tanahnya tuh berasa pasir pantai. Saya curiga itu pasirnya batam atau pulau lain yang dikeruk di Indonesia [oot].




Ujung dari jembatan yang panjang itu ternyata adalahhhhh :
Plang pulau Galang baru (yang ada tanda coretnya). Dan habis itu, aspal langsung berubah jadi tanah merah. Jadi, habis foto, kita balik kanan bubar jalan. Sayang ya,padahal jalan semulus dan sepanjang itu ujungnya ga jelas. Yah, berfikir positif sajalah memang akan dibangun pusat industri disitu.


Oiya, selain jembatan Barelang tsb, di batam juga ada situs ex Perkampungan Vietnam yang posisinya di pulau Galang. Jadi dulu, manusia2 perahu yang melarikan diri ketika perang vietnam, terapung2 tak tentu arah dilautan. Oleh Badan Pengungsi PBB, mereka dilokalisir di Pulau Galang Batam. Saat ini, mereka sudah dipulangkan ke Vietnam, namun sisa-sisa pemukiman mereka masih eksis dan dijadikan salah satu tujuan wisata ke Batam. Tiketnya seperti biasa, Rp 5000,- saja per orang.Photo diatas capture photo pemakaman di lokasi ex Perkampungan Vietnam tsb. Sebenernya secara sosial, fasilitas2 yang ada sangat lengkap. Mereka bahkan punya rumah sakit, Barak, Gereja (2 buah), dll. Bahkan ketika dipulangkan, ada yang menolak karena sudah merasa nyaman di Pulang Galang.

Didalam ex Perkampungan Galang tersebut juga masih terdapat perahu yang dulu membawa mereka luntang lantung dilautan. Namu perahunya sekarang sudah diseret ke darat dan sudah ditambatkan sebagai situs sejarah.


Selain itu, dalam perkampungan Vietnam tsb juga terdapat Kuil Quan AM Tu dengan Patung Dewi Kuan Im cukup besar terdapat disana. Kuilnya masih dipake juga buat sembahyang. Selain itu ada meja seserahan dan tempat untuk melemparkan koin juga. Hihi, tapi buat yang muslim jangan lempar koin ya. Musyrik :D
Selesai sudah.
hahaha (*endingnya ga enak banget*)

1 komentar:

Anonymous said...

Wuaa..haa..haa... Endingnya napsuin banget buat ngejitak yang nulis. Lagi penasaran ada apa di sana ternyata, weleh.