7 Hatyai - Butterworth

Ini sebenarnya tulisan pembayaran utang, karena dulu pas tulisan ini dan ini , saya berjanji meneruskannya..tapi 1,5 tahun berlalu dan saya kelupaan!!t ernyata ada komen yang nagih lanjutannya..hihihi..jadilah saya melanjutkan kembali, merefresh ingatan lama..:D

Ok, mari kita mulai..

Hatyai (HDY-dalam lambang Bandara2 Internasional) merupakan salah satu kota di Thailand bagian selatan..saya tidak banyak Googling tentang Hatyai sewaktu berangkat sehingga minim informasi yang didapat. Saya hanya tau Hatyai di Thailand Selatan yang masih cukup banyak muslimnya.

Saya mencapai Hatyai dengan AirAsia dari Bangkok selama 1 jam perjalanan (spt Jakarta-Surabaya) dengan posisi penumpang waktu itu tidak banyak penumpang etnis Thai-nya.

Kesan pertama begitu menginjak Hatyai adalah sepi dan Gersang..selintas mirip Batam dikit lah..Bandara Hatyai bagus dengan status Bandara Internasional.

bandara Hatyai


Menuju Kota Hatyai dari Bandara , ada angkutan umum semacam minibus colt yang bisa digunakan. Tapi sayangnya, jumlahnya terbatas paling ada 2 angkot itu. Dan saya pas apes ga kebagian..jadi terpaksa naik taksi (resmi) dari Bandara. Angka argonya berapa saya lupa..:p

Hatyai merupakan kota transit saya selama sekitar 1/2 hari karena berniat masuk malaysia via darat dari Perbatasan Sadao. Saya datang jam 8 pagi, jam 13 sudah cabut lagi. Pak Supir taksi mengantarkan kita ke terminal Hatyai, begitu tau kita ingin ke malaysia. Pas di google itu ada rute bus Hatyai-Butterworth yang berjarak kira2 200 km.kenapa ke Butterworth? karena dari Butterworth kami berencana naek kereta malam ke KLCC..eh, ndilalah pas muterin terminalnya ga ada yang jenisnya bus,, adanya ya mini bus kayak colt di Bandara tadi..Masih bagusan Travel Baraya deh..

angkot bandara


Sepertinya penduduk Hatyai sebagian besar muslim. Tanpa susah, di deket terminal saya mendapatkan rumah makan yang menyediakan semaccam 'soto' tapi bumbunya beda..(nah lho..). Sotonya enak..mungkin saya bosen juga disuguhi tomyam di bangkok terus. Pemiliknya bapak tua serta istri dan anak perempuannya. Ibu dan anaknya berjilbab..jadi lucu melihat mereka dengan paras thailand tapi pake jilbab..:D Rumah makan itu juga merangkap tempat tinggal mereka di lantai 2. Saya sekalian numpang sholat di kamar adek perempuan ini..


rumah makan
sotonya kayak gini (*diprotet pas nyaris abiss*)

Sehabis makan soto versi Hatyai ini, saya dan teman saya berencana ke pusat kota naik tuktuk versi angkot..Jalan lancar abis..yang keliatan besar di Hatyai adalah Universitas Prince Songkla..(nampaknya universitas terkenal..abis rame banget)..eh terus banyak toko2 kerajinan gitu..sempet kita masuk ke Makro kalo ga salah, banyak pameran kerajinan Hatyai. Di Makronya juga ada lomba masak.

tuctuc versi angkot

prince songkla university
lomba masak di makro
Di pusat kota ternyata biasa aja..hihihi..ada taman bunga, pasar, pusat perbelanjaan (ga besar2 amat)..standar kota kecil di Jawa kali ya..kayak di Purwodadi gitu..:D

jalan di Hatyai


monumen apaaa gitu..*ga tau namanya*
Capek keliling2 dan panas2, balik lagi ke terminal buat naek angkot ke Butterworth. Colt jalan jam 1 kalo ga salah..prediksi sampe Butterworth jam 4 atau jam 5. Penumpang coltnya ada 1 bule tua yang rame cerita pengalamannya kemana2, dua orang cewe2 bule dari eropa yang masi muda, 2 orang indonesia (saya dan teman saya) serta 1 biksu yang duduk paling depan..tapi si biksu curanggg..masa dia pas mendekati perbatasan turun dan naik lagi setelah perbatasan..jadi dia lewat melenggang gitu aja ga pake pemeriksaan paspor di Sadao.

cowded sadao

Perbatasan Sadao sendiri perbatasan crowded dan lusuh menurut saya,, ruameee dan panas, banyak kaki lima pula..antri panjangg..saking capek antri cap paspor, saya ampe sempet jajan namanya 'pulut' (kata yang jual).. ayam yang dibumbuin kuning..tapi itu enaakkk banget..:D
oiya, di perbatasan Sadao ini juga ada bayarannya..50 baht kalo ga salah (harusnya ga bayar, tapi penjaganya minta dan semuanya ditarikin)


ini lho yang namanya pulutt..gw pengen lagi..:D

Lepas Sadao, masuk area malaysia, kondisi berubah ..jalan dan pemandangan sudah agak manusiawi..di area sehabis perbatasan itu juga merupakan area industri yang banyak pabrik2nya..

Sampe Butterworth sesuai prediksi,, jam 16.30. Butterworth ternyata kota pelabuhan.Nyebrang dikit udah Penang..tapi kita ga bermaksud ke penang kan? haha abis nitipin tas ke Luggage Service Stasiun Butterworth, kami cabut cari makanan, trus seperti biasa, luntang2 jalan kaki nyari masjid...tapi masjidnya susahhhhhhhh..jadi kami jalan jauh, melewati plasa-telkomnya TM Malaysia, dan agak didaerah perkampungan nemu masjid komunitas india..haha.. baliknya dah ga kuat jalan akhirnya naek semacam bus patas..

kayak kuburan ga si kesannya?


jauh2 nemunya jalan kampung jawa jugaaa..
ini masjid india..*plang doang*
Balik dari masjid india kami makan lagi, trus nungguin kereta dateng..FYI, stasiun Butterworth ga bagus2 amat..dan ga gede2 juga..rata2 stasiun selanjutnya yang dilewati juga stasiun biasa2 aja..yang bagus ya KLCC ..:D

Kereta berangkat jam setengah sepuluh malem..dan kamu jam 6 esok harinya dah sampai di KLCC..numpang mandi dan bengong2 lalu muter2 naek monorel deh.

udahhh selesai..eh masih ada si..di KL jatahnya sampe jam 12 malem..kami sempet aja ke Genting dan central Market..abis itu naek bus malem deh dari KL-Spore.

selesai ah..

*maap yaaa..ini terlalu banyak poto saya..waktu itu lagi narsis2nya..:p

0 membaca

Sang bapak membaca koran suara merdeka yang ditempel di 'koran dinding'
tak lupa beliau membawa bolpen dan kertas untuk mencatat informasi yang dibutuhkan..

*depan kantor Suara Merdeka Semarang-Mei'2010*
Mei 2010

1 Memaknai Sebuah Perjalanan

Tulisan ini digenerate dari dua hal :
  • Pembicaraan di salah satu milist yang menanyakan bagaimana kualitas sebuah trip, apa hanya secara kuantitas namun tidak berkualitas atau bagaimana
  • Beberapa teman yang saya kenal yang hobi sekali dengan short trip, dimana nyaris minimal 2 minggu sekali pasti melakukan trip pendek (berangkat jumat pulang minggu)
Bukan..bukan..ini bukan pembicaraan yang berat..yang ini ringan2 saja seperti biasanya :D

Selain kedua hal tersebut diatas, saya terinspirasi oleh sebuah buku (eh apa novel ya kategorinya?) atau catperlah atau bisa dibilang catatan eksplorasi perjalanan seorang agustinus wibowo melintasi negeri-negeri stan (Afganistan, Pakistan, Tajikistan, dll) yang judulnya Selimut Debu. Buku itu jauh melampaui expectasi saya terhadap buku-buku bergenre travelling yang pernah saya baca. buku ini, walaupun baru separoh saya membacanya , memberi informasi dan inspirasi bagaimana sebaiknya kita memaknai perjalanan2 yang kita lakukan. Entah itu trip singkat ataupun perjalanan berbulan2.

Saya terkadang sering menanyakan ke diri sendiri : Kalau saya suka jalan2, trus apa yang saya dapat dari jalan2 tersebut? Apa hasilnya? Hanya poto2 ? Cukupkah? Atau hanya sekedar stempel : Ihh, gw pernah lo dateng kesana.. Trus?

Si Agustinus ini, lewat bukunya sedikit banyak mengajarkan bahwa perjalanan itu bukan hanya urusan foto memfoto (walaupun hasil foto2 dia bagus2 , Cekidot here ). Bahwa perjalanan adalah proses mengeksplorasi dan mengenal serta belajar dengan kondisi sekitar. Bahwa ada proses yang terkadang sulit.hal-hal diluar prediksi yang harus dihadapi. Bahwa ada masalah pengasahan nurani, bagaiman kita dapat membaca dan merespons masyarakat secara lebih mendalam.

Ah, saya iri sama si agustinus ini. Umur hanya beda 2 tahun dari saya, tapi sarat pengalaman, kaya hikmah dan berani melangkah mengeksplorasi negara2 stan tersebut.

Saya agak teringat, teman konsultasi saya, si dewi ndoet, juga pernah bilang : Heii,, ga penting apa yang elo ambil poto2nya..yang penting semuanya kerekam jadi memori di otak! hehe, dia bilang itu pas kita lagii meluncur di aliran Green Canyon dimana gw menyayangkan ga bisa moto2 karena bakal kebasahan kameranya.

Eh, trus saya nemu catpernya salah satu reporter jelajah transTV disini yang sedang menceritakan tentang pulau biawak di Indramyu. Ya, dia dalam blog tsb sebagian bercerita tentang pulau biawak..Namun yang saya tangkap, dia lebih menekankan ada kesendirian disana buat sang penjaga mercusuar pak slamet, serta kesendirian dalam julangan mercusuar itu sendiri. Layaknya pulau2 yang memang jauh dari pulau2 besar negeri ini. Sang reporter agak menyayangkan knp tidak ada yang mengobrol/mendengarkan cerita pak slamet tersebut, bagaimana perasaan dia disana sebenarnya. Tim yag datang lebih cenderung untuk mengeluh capek atas perjalanan yangh dia lakukan, tak adakah yang menanyakan bagaimana capeknya pak slamet dalam kesendiriannya di pulau biawak tersebut?
Sekali lagi saya terinspirasi tulisan mba reporter ini..

Ah...saya butuh sedikit demi sedikit memaknai perjalanan2 saya.

1 IPTV*) **)

Internet Protocol Television (IPTV) merupakan delivery layananan multimedia konten ke home entertainment system melalui protokol Internet Protocol (IP) dimana protokol tersebut merupakan protokol yang sama yang digunakan dalam Internet. Terkadang, IPTV juga diberi kepanjangan Interactive Personal Television

Sebagai pembeda dengan layanan broadcast TV tradisional, IPTV dapat menyediakan interactive service secara dua arah. User dapat memilih non linier video service seperti Video on Demand (VoD), dan menikmatinya sesuai kenyamannya dibanding linier video. Penambahan experience pada IPTV ini membawa dimensi baru menonton TV dari menonton TV secara traditional dengan jadwal dan waktu tertentu menjadi service baru yang yang bersifat interaktif .
User dapat pula menonton broadcast (linier TV), VoD, Personal Video Recorder (PVR) pada waktu kemudian (time shifting ) atau dalam lokasi yang berbeda (place shifting). Fitur-fitur ini dapat bekerja pada Standard Definition TV (SDTV), High Definition TV (HDTV), Personal Computer (PC) serta mobile phone. Hal ini dinamakan teknologi 3 Screen.

IPTV Market

Secara global, potensi perusahaan telekomunikasi terhadap market pay-TV adalah sebagai berikut :
o Dengan total pelanggan sebesar 578 juta di tahun 2007, market pay-TV hampir 2 kali lebih besar dibandingkan broadband residensial.
o Kedepannya, diperkirakan kondisi makroekonomi yang stabil dikombinasikan dengan harga yang murah di hampir seluruh dunia akan mendorong adopsi pasar global layanan pay TV meningkat dengan rata-rata rate tahunan sebesar 3.4%
o Market share IPTV dari pay-TV market akan terus meningkat. Diperkirakan jumlah pelanggan IPTV meningkat dari 2.9% dari total pelanggan pay-TV di tahun 2007 menjadi 14.9% di tahun 2012

IPTV Benchmark

Benchmark global untuk model bisnis layanan IPTV dapat diringkas sebagai berikut:
o Telco menawarkan VoD hanya untuk paket yang lengkap dengan teknologi interaktif.
o Pergerakan pasar kompetitif layanan broadband dan pay-TV mempengaruhi strategi IPTV.
o Key success factor dalam mengembangkan layanan IPTV: broadband speed, content, interactive features dan bundling

Mengapa IPTV Penting?


Keuntungan IPTV untuk pelanggan :
o Lebih banyak pilihan konten dengan penawaran yang bersifat individual
o Fitur interaktif seperti pemilihan kamera
o Akses besar ke program video dari paket yang ditawarkan
o Terintegrasi dengan home networking yang membuat TV dapat menampilkan koleksi photo dan video
o Time shifting, device shifting , place shifting sehingga memudahkan user untuk menonton sesuai dengan kenyamanan masing-masing.

Keuntungan IPTV untuk Service Provider :
o Bundling Triple Play (Voice,Data,Video) atau Quadruple Play (Voice, Data, Video, Mobile) sebagai
sarana significant untuk meretensi customer
o New revenue opportunities untuk melengkapi dan menggantikan revenue dari voice yang semakin decline
o Single Network untuk mengurangi CAPEX
o Single Network untuk mengurangi OPEX

Tantangan Service Provider IPTV

Banyak tantangan baru yang dihadapi provider IPTV untuk menggelar layanan IPTV yang berkualitas, diantaranya :
o Tantangan dalam penerimaan session video yang berkualitas
o Tantangan dalam network untuk mengurangi zap time*
o Titik demarkasi Service Provider berpindah dari Rumah ke STB
o Tantangan untuk me-manage ekosistem yang beranekaragan dengan bagian-bagian yang kompleks seperti
•Multicast Internet Group Management Protocol (IGMP),
• Digital Right Management (DRM),
• Set Top Booxes(STB),
•Routing Gateway (RG),
•Identity Management,
• Charging,
•Customer Care,dan
• Programming Content



*) : disadur sebagian dari kampiun yang baru aja approve..:D
**) tumben ni postingan rada bener, biasanya kalo ga keluh kesah ya jalan2..:))

1 Tips ke Karimun Jawa

karena yang cerita itinerary karimun jawa udah banyak, maka gw cerita aja ya gimana tips kalo kalian pada mau jalan2 kesana..ini dia :

1. Siapkan antimo,
iya, antimo obat anti mabok mabok darat laut dan udara, maksudnya mungkin elo ga butuh antimo untuk perjalanan jakarta-jepara, tapi mungkiiiinn ya, elo akan membutuhkannya saat perjalanan jepara karimun jawa sejauh 48 mil laut alias 78 km.selama minimal 6 jam perjalanan.. Iya, kalau kapalnya tenang damai sentausa..nah kalo kapalnya berombak gonjang ganjing ditengah air semua??

2. Naek kapal muria 2 jam sebelumnya *biar dapet duduk*..
ini kapal berangkat dari jepara ke karjaw cuman hari selasa, kamis ama sabtu, jam 9 berangkatnya..namanya juga kapal penumpang dan barang, apa aja masuk.termasuk kelapa, terigu,indomie, ayam,segala macem..nah, karena kursi terbatas, buat dapat duduk dengan tiket kapal Rp 30.000 ini, naek 2 jam sebelumnya ya..kalo engga dapet duduk ya nasib 'ndelesor' di lantai kapal.

3. Bawa sesuatu untuk membunuh mati gaya 6 jam di kapal.
bisa buku, mp3, ipod, laptop berwifi (ngarep lo ada wifi ditengah laut hahaha), bantal buat tidur, buah2an buat ngerujak, terserah dah..

4. Buat cewe : Bawa Kain Pantai/Pashmina
kain serbaguna, ga berat dan mudah dibawa..bisa buat tutup2an, sajadah, alas tidur di kapal

5. Pake sunblock si OK, biar ga keling,tapi hati2, ada tipe sunblock yang kalo kena air laut jadi pediiihhh banget di muka dan bikin kita keluar air mata terus..gw mengalaminya *tanpa sebut merk*.. Nah, kalo mata udah keperihan gitu, siapkan air tawar satu baskom kecil, cemplungkan sambil rendem muka kita beberapa saat (ini gaya nulisnya kayak muka kita bisa dilepas, direndam, trus dipasang lagi..:)) ), tapi jangan kena tangan lagii, bisa2 perih lagi..

6. Bawa raincoat
kadang sewaktu hoping antar pulau, tiba2 di tengah laut hujan gede, karena kapal yang buat hoping hanya kapal nelayan, raincoat dipakai buat yang ga mau kena hujan..kan ga mungkin lo bawa payung, susah megangnya.

7. Apalagi ya? ehmm jangan lupa mengunjungi pasarnya..mereka punya pasar yang bersih dan lumayan modern, udah bangunan permanen..banyak jajan2 pasar..lumayan murah untuk sesuatu yang semua bahannya dibawa dari sebrang laut.

8. Oiya, walopun disana kepulauan, jangan gitu ngarep ada seafood selain ikan..bahkan di pasar aja cuman ada ikan.. ayam? barokah banget apalagi daging sapi..
so, bawalah abon karena kemungkinan lo bosen akan ikan cukup gede *seperti yang gw alamin*

9. Alun2 karimun jawa jadi sarana berkumpul warga tiap malam minggu, selain itu sebagai sarana pedagang ngejual barang2 dagangannya..cukup ramai..terkadang ada nonton layar tancep, nobar, dangdutan, segala macem..eh ada Wifi juga lho..provided by Im2..

10. Listrik mati jam 6 pagi sampai jam 6 sore..ah tapi ini ga terlalu penting kan? jam segitu kan kita pada maen2 diluar

11. Kalo di Home Stay dan orangnya banyak kan kamar mandi ngantri tuh..nah, bawalah semacam kartu identitas, siapa tau bisa nemu kantor yang bisa ditumpangin mandi :)) *kayak gw* *love: telkom mencapai pelosok :)

hmmm..

mari kapan2 dilanjut lagi..

kalo ada yang mau liat potonya, ada di flickr gw
ya kalo narsis2an nya ada di FB gw :)

yukk marii..mencari ide dulu buat bikin kampiun kita..

0 Need recovery..

siall..

gara2 gw ngapus poto2 di picasa, ternyata poto2 yang di blog ini pada ilang semua..huhuhu..google ternyata nyimpen semua di picasa..

jadilah blog ini ga ada tampilan poto2nya..kapan ya sempet mbenerinnya..

huhuhu

4 The Key

Eh eh..gw udah pernah cerita belom si kalo setaun lalu dalam rangka rapat tahunan koperasi di kantor gw dapet kunci motor tiruan segede gaban + motor aslinya? Kalo belom telat banget yaks..:D



Nah, ternyata dalam rapat tahunan taun ini gw dapet lagi..tapi bukan motor, sebuah fan, bukan fans club , tapi fan kipas angin yang kalo dicoba dirumah bunyinya klutuk klutuk klutuk..:D Mungkin karena taun lalu pas abis ultah kali ya..taun ini kan belom :D
Walau bagaimana itu tetep rezeki, alhamdulillah.



Nah, bicara mengenai rejeki, gw kadang mikir diantara sekian banyak orang yang dilotre kenapa bisa gw yang keluar..sama seperti di kehidupan real, diantara banyak angkot yang ngetem kenapa gw naek yang itu. Diantara berbanyak tukang koran yang beredar, kenapa gw beli yang itu, etc etc.Ada banyak orang yang berjualan/menawarkan barang/jasa kepada kita, namun kenapa yang kita beli yang tertentu yang pas itu?

Dari penglihatan gw yang rabun, disitulah logika rezeki dan usaha ketemu. Sopir angkot A ga bakal gw naekin kalo dia ga narik, artinya dia harus usaha narik dulu baru ketemu jalan ndapetin rezekinya. tukang korang kalo dia ga jualan di stasiun, tetep kan dia ga dapet rezeki jualan korannya. Dan gw kalo ga ada di ruangan tempat Rapat Anggota itu berlangsung setahun lalu, ga dapet motor kan? :D

Hal ini nyarisss sama kayak kerjaan. Di postingan lamaaa sekali gw sempet cerita kalo gw nyarisss tidak berangkat tes telkom pertama kali buat psikotes, FGD dan temen2 sebangsanya gara2 males dan berbagai alesan lainnya. Nah, kebayang kalo ternyata waktu itu ga jadi tes, cerita dapet kunci motor gede mungkin ga ada di blog ini sekarang.:) Everything happens for a reason..and every journey starts with a small step. So lets do the best effort for our limited life.

sampun ahh ceracaunya..

7 tips buat yang mau/sedang pake kawat gigi

karena gw baru aja ngelepas kawat permanen gw (akhirnyaa..setelah 3 tahun 3 bulan) dan agak resmi penderitaan pake kawat gw berakhir (*agak resmi karena masih harus pake kawat lepasan*), maka gw mau bagi2 tips buat yang mau atau sedang pake kawat :

1. Cari dokter gigi yang credible, jangan yang mhs, jangan yang baru aja lulus, kalo bisa yang spesialis orthodentis.
kenapa gitu? karena dokter gigi ini yang bikin plan gigi kita mau diapain, ngaturnya gmn, tekniknya gmn, mana yang mau dicabut,dst.
Pengalaman gw, krn dokter gigi gw biasa aja, jadi agak lama dan gw merasa agak kurang puas aja (dasar manusia!). Emang si harga spesialis lebih mahal. ya tinggal dipilih2 aja deh.

2. (buat yang baru mau pake) : siap2 dicabut gigi sehatnya. kenapa? karena proses orthodentis (bahasa cakepnya buat pake kawat gigi) membutuhkan rongga di rahang untuk bisa bergerak. Jadi kalo gigi lo terlalu rapet2, bisa aja dicabut 4 atau 6 biji :D
gw agak beruntung, cuman dicabut 1 gigi sehat, 2 lainnya giginya udah gigis2 (tau gigis kan? itu lho gigi yang tinggal akar atau sepotong2)

3. Harus rutin kontrol ke dokter giginya. Percuma aja lo pake kawat gigi tapi jarang kontrol. Yang ada mulut sakit terus tapi hasil yang didapat ga maksimal.

4. Siap2 ama sariawan2 kecil pas baru dipasang ataupun pas abis dikencengin tarikan kawatnya(yihaaaa..).Ada obat sariawan yang bagus namanya aloclair. harganya gw kaga tau. tanya aja ama apotik

5. Siap2 ngomong ama senyum jadi aneh karena ada benda asing dimulut.

6. Percayalah, pake kawat gigi itu ga bikin kurus karena ga doyan makan! ga doyan makannya cuman sehari abis dipasang. Abis itu biasa lagi..:D Jadi ga bisa dipake alesan pake kawat buat diet :D

7. Lama pemakaian kawat tergantung kasusnya. Kalo kasus lo giginya parah ampe nyungsep2 pasti lebih lama dibanding yang cuman maju mundurin gigi.

8. Masalah harga? percayalah pada dasarnya harga kawat giginya normal. Yang bikin mahal adalah skill atawa ijazah dokter giginya.

9. Apalagi ya? ahh entar aja kalo gw inget gw lanjutin.

3 Mendunia?

it's globalization era! lele aja mendunia, masa kita kalah..ehehehe



tapi ni lela emang kreatip, dia bisa menghadirkan cara baru makan lele. Ga kebayang kan kalo lele bisa ilang tulang belulang ama kepalanya yang keras itu :



Nah, ternyata si lela ini selain tau cara mengolah lele dengan macem2 cara, dia belajar juga gimana sejarah lele..



Tak lupa tau manfaat lele itu apa,



btw, lela itu nama pemilik kedai lele di margonda itu yah? wah, saya mah ga tau tuh. Yang jelas lela itu adalah....



**mampir ke lela abis riding salemba depok PP pas pulang kantor macet sementara yang nebeng diboncengan asik2 nikmatin sunset :|**

6 Apa kesenangannya twitter?

tulisan ini beneran versi kepala saya.
dibuat atas respons ketidakmengertian anak anak ini dan itu tehadap twitter..:p

apa enaknya twitter? bukannya lebih enak fesbuk? atau "cuman tulisan doang, apa enaknya", sebegitu sering saya dengar respons yang baru tau twitter atau respons orang2 yang lewat dibelakang meja dan ngeliat saya mantengin twitter. OK, saya bikin pengakuan dulu! saya bukan tipe orang pemosting, saya tipe orang penikmat tulisan ataupun keadaan. Jadi bukan saya banget kalo tiba2 rajin mosting sesuatu di FB/twitter/milis atau apapun itu. Lebih enak menikmati apa yang bisa dibaca dan didapatkan. tipe males menunjukkan diri.Mau apa yang terjadi ya terserah lah.

Mari kita lanjut lagi.. Nah, kalo dibedah di wikipedia, definisi twitter adalah : Twitter is a free social networking and microblogging service that enables its users to send and read messages known as tweets. Tweets are text-based posts of up to 140 characters displayed on the author's profile page and delivered to the author's subscribers who are known as followers. Senders can restrict delivery to those in their circle of friends or, by default, allow open access. Users can send and receive tweets via the Twitter website, Short Message Service (SMS) or external applications. While the service itself costs nothing to use, accessing it through SMS may incur phone service provider fees.

jadi, twitter itu intinya :
-social media
-read message dari orang2 yang kita following sd 140 karakter
-send message kepada follower2 mereka yang akan kebaca di timeline mereka

dengan kata kunci : following (orang yang kita ikutin timeline-nya) dan follower (orang yang ngikutin timeline kita)

Dengan kondisi pengakuan saya tadi, kita bikin poin2 apa enaknya twitter lebih dalam lagi :
1. Timeline twitter kita akan sangat bergantung siapa yang kita follow. Kalo orang yang kita follow itu temen2 kita/ atau orang biasa aja yang jarang update status, maka dijamin kita akan kebosenan di twitter. Apa enaknya.huehehe..Nah, karena saya tipe penikmat berita/keadaan/problem/aneh2 lainnya, maka saya follow orang2 yang menurut saya punya pemikiran menarik/punya ide update/punya kebanyolan/punya kekocakan/seleb yang cerdas,dst. Walaupun in the real world kita ga tau/kenal mereka. Kalo bosan ama mereka, ya tinggal unfollow aja!

2. Twitter bukan tipe pertemanan. Kalo suka, ya langganan aja alias followong dia. Ga suka? tinggal unfollow.Simple

3. Twitter ga serame fesbuk! Bayangkan ramenya fesbuk sama orang maen game, pamer poto album, pamer keluarga..Sumpek liatnya! (ehehe walopun gitu masi gw kunjungin juga). Belum lagi kalo di fesbuk kita ga suka postingan seseorang, mau remove friend list masih agak2 ga enak. Blm lagi sekarang sodara2 pada maen disana!! Udah kaya terminal bis aja.

4. Twitter tuh update! kadang2 dapet info gempa/kejadian/kecelakaan apa itu langsung update dan kadang2 langsung terklarifikasi dengan sistem RT-nya (Reply Twit)

5. Point ke-5 ini penekanan saya ke point pertama tadi ..kuncinya adalah following orang2 yang tepat! ehehe

Udah ah..markisol..mari kita sholat!!

jangan lupa follow saya ; @tikotik

6 bakat terpendam

Ternyata saya baru memberikan jalan buat sesorang menemukan bakat terpendamnya!!

ahaha..

ni anak emang rajin banget cerita, pasti detail! suka panas kuping atau mulai ga sabar kalo dia dah mulai cerita tapui ga abis2 (just kidding sist!)

nah, anehnya sebagai sarjana teknik elektro, ehm ehm, dia ga punya blog, frenster, fesbuk, apalagi twitter..

maka pada bulan juni 2008, atas permintaan ybs gw ngebuatin akun blogspot dengan desain template seadanya.

ternyata posting pertama yang gw buat tidak juga diikuti postingan2 selanjutnya.

"ahh..mubazir nih" sekilas gw mikir..tapi ya terus tidak ngendap lama di otak

eh-eh, ternyata 2 minggu kemaren tuh anak minta dibikinin jam di blogspotnya..

abis itu, dalam sebulan dia mampu membuat 7 buah tulisan di blog!!

bayangin gw yang udah berbulan2 kaga nulis apa-apan disini!

Haha,, bener2 seperti menemukan bakat terpendam dia!!

So, welcome to telecommunication 2.0 buat e-kalong

0 Oleh Oleh Pulang Kampung

Karena malas menulis, maka gw upload image ajah..

Dibalik layar kereta 1


Dibalik layar kereta 2 : Stasiun Prupuk, Deket Brebes


Masjid Cawas : Perpaduan Hijau dan Biru


Musholla di Cawas plus jemurannya..


Lorong rumah mbah Cawas


Gambar dinding


Sunrise Pinggir Sawah


Dan mentari siap keluar dari peraduannya


PEMATANG


Prambanan


Sunset Prambanan


dari depan taman


Mesjid Depan Prambanan

0 Hasil Praktikum Bros Acrylic



Ini foto hasil praktikum bikinan sendiri kerajinan bros acrylic model bunga ama model capung yang diadain womensmm jumat lalu. Bahan2nya : acrylic, senar ama tangan yang buat ngerangkainya. Seru deh, dari yang butir2an ga jelas trus jadi berbentuk sesuatu yang jelas dan bisa kepake..:)

bros mawar coklat

bros mawar dan capung


Si capung sendirian




0 Pangandaran and Green Canyon


Setelah ngidam cukup lama untuk pergi ke Green Canyon, akhirnya bertiga bareng dewi dan mayang, kami jadi juga ke green canyon dengan modal google dan google map serta duit 500 ribu..:D Tanggal berangkatnya kita maksa sebelum puasa kemaren soalnya kalo ambil waktu abis lebaran, udah kena musim hujan lebih dahulu, otomatis air green canyon jadi coklat dan berubah nama jadi brown canyon:p. Kami kumpul di halte busway Kp Melayu jam 5, lalu nge-busway sampe terminal kampung rambutan. Kami ini atik ama dewi, karena si mayang telat dan nyusul sendiri. Sampe terminal kp.rambutan, kami menuju ke arah terminal antar kota dengan dikelilingi calo2 sok manis. Gw sebodo teuing maju terus diem aja ngadepin para calo itu. Sementara dewi agak sedikit sewot sama ulah mereka sehingga perang mulut kecil2an pun terjadi. Catet ya buat para calo : kami ga suka kalian sibuk karena kita., biarkan kita nentuin jalan kita masing2.hahahaha.

Nah, bekal gugel pertama adalah menentukan bus. Ada 1 bus dari kp rambutan yang namanya bus PERKASA JAYA, yang bisa nganterin langsung sampe terminal pangandaran. Ke Green Canyon harus lwt pangandaran terlebih dahulu. Bus ini berangkat jam 06.30 malem (AC), 07.45 (AC) malem ama 09.00 malem (Non AC). harga yang AC Rp 60.000, sementara yang non : 55.000. Ga worthed kan cuma beda 5000 perak bedanya. Kami kebagian yang berangkat jam 07.45. Tapi kalo ga kebagian bus perkasa jaya, kkta bisa naik bus Budiman sampe terminal tasik, lalu dari tasik lanjut ke Pangandaran naek bus ukuran 3/4.

Kami sampai terminal Pangandaran sekitar jam 4 pagi, gw dan mayang ngemil indomie dulu di warung terminal. Selesai makan indomie, nawar becak 5000 ternyata para tukang becak maunya 15000 per becak. Karena merasa dana terbatas, akhirnya kita be-3 jalan kaki sekitar 1,5 km menuju hotel sandaan yang udah dibuking sebelumnya. Namun apa daya, ternyata sampe hotel sandaan, bapak resepsionisnya masih tidur dan ogah2an nerima kami serta bilang baru bisa cek-in jam 12 nanti.Hmm, padahal pas ditelp buking, kita bilang kalau kita mau cek in pagi. Gondok gerondok deh. Akhirnya kita jalan lurus kembali dan nemu hotel lumayan baru dan masih ada kamar. Namanya hotel century, walopun diluar budget hotelnya (Rp 350rb, budget RP 250 rb Be3), cuman karena capek jalan, akhirnya kami masuk ke hotel century itu. Bersih, bagus dan masih baru model minimalis. Kita semuanya langsung rebahan, sholat subuh dan mandi.

Karena takut Green Canyon penuh, maka abis mandi kita langsung cabs sarapan dan jalan kaki ke terminal pangandaran buat nyari angkot ke green canyon, sampe terminal jam 7.30, nungguin angkot ga nemu2, akhirnya kita ditawarin nyarter angkot seharian. Dipikir2 lumayan juga daripada nunggu kelamaan, tapi angkot daihatsu itu cuman be3.Sayang juga. Ongkos nyarternya Rp 210rb ga perlu bayar bensin dan supir. Sebenernya worthed karena jalannya lumayan jauh, tapi lebih worthed lagi kalo yang ikutan nyarter ga cuman be-3..hahaha

diangkot

Sampe Green Canyon jam 8 lewat..pas banggett, ga terlalu penuh jam segitu, masih adem pula..nunggu perahu bentar, tak lama kita meluncur naek perahu. melewati sungai cijulang masih biasa, hijau hijau terkadang ada biawak kecil di pinggirnya. Tak lama kita sampai lokasi dan hamparan tebing2 karas terhampar lengkap dengan tetesan air khas gua. Perahu parkir, dilanjutkan dengan melewati perahu untuk nyebarang ke arah batu2 dan air. i Lalu gw ama dewi memutuskan melanjutkan berenang ke ujung, sementara mayang ga mau demi menjaga kameranya. Karena berenang, gw ama dewi ga bisa poto2 daerah ujungnya yang jauh lebih cakep dari tempat parkir perahu tadi. Tapi gpp, yang penting kerekam diotak:D (excuse lain kali harus nitipin kamera poket ke guide nya biar dibawain ama dia sambil berenang, jadi kita bisa poto2 dibagian ujung green canyon :D). Adem bener, airnya dingin, lalu kita nyusurin arus bentar, naek ke tebing ada kolam air diatas (kolam telaga putri kalo ga salah namanya), wuihh..segerrr benerr..

karcis

perahu ke green canyon

Karena mulai penuh dan lumayan puas, kami lalu balik ke dermaga green canyon.Kami lalu bilas sebentar, sayang kamar mandinya kurang begitu bersih. After itu, kami lalu melanjutkan perjalanan dengan angkot carteran tadi menuju pantai batu karas. Banyak yang surfing dipantai ini karena ombaknya lumayan buat surfing. Kita si poto2 ajah.



batu karas 1

batu karas 2

batu karas 3

Lanjut lagi abis dari Batu Karas, kita pergi ke Pantai Batu Hiu. Namanya batu hiu karena ga jauh dari pantai ada batu yang kalo diliat dari jauh mirip sama ikan hiu. Pantai ini ga kalah ciamik nya ama Batu Karas. Look at picture bellow :
batu hiu

Selesai dari Batu Hiu, kita balik ke hotel, sempet tidur sore sebentar lalu cabut ke luar hotel yang pas pinggir pantai buat liat sunset..hoho keyeen..sempet ditawarin ama bapak2 tukang perahu buat liat sunset dari pantai pasir putih di cagar alam, cuman karena ombaknya gede banget kita jadi males.

After sunset, kita nyewa sepeda buat muter2 dari pantai barat ke pantai timur untuk nyari makan seafood. Ongkos sewa sepedahnya Rp 5000 per jam, agak lumayan mahal mengingat sepedahnya jelek dan sebagian dah karatan. Tapi yah lumayanlah daripada jalan segitu jauhnya.

sunset pangandaran

Oiya, karena pangandaran lokasi pantai, maka pasti ada seafood. Cuman rasanya biasa ajah..bumbunya kayaknya kurang mangstab. apa salah rumah makan apa engga, ga tau juga deh.Sempet ketemu ama si Oki agustina ex nya pasha pas dia abis ditonjokin. Cuman mukanya mulus2 aja tuh..wanda deh..

nah, besoknya kita balik pagi naek bus budiman ke bekasi jam 8. Kapan2 lagi kalo ke Pangandaran atawa Green canyon mau nyobain Body raftingnya. cuman ongkosnya lebih mahal : 900ribu buat 6 orang..:|